Array , Fungsi dan Modularisasi PHP

Posted on Updated on

1. ARRAY

Array merupakan variabel yang berisi lebih dari 1 variabel, atau dapat dikatan sebagai variabel jamak. Sebagai analogi, ketika kita mempunyai banyak nama buah (kita anggap sebagai variabel), maka dari pada kita menyatakan tiap nama buah dengan variabel $buah1, $buah2, $buah3,…dst. Maka akan lebih baik dan efisien jika menggunakan variabel $buah yang berupa array.

Variabel array pada PHP, kadang tidak perlu kita defenisikan. Namun untuk indeks array,  kita menggunakan indeks mulai dari 0 hingga sejumlah elemen array dikurang 1.

Baiklah kita akan membahas beberapa bentuk array

Assignment Array

Ada beberapa cara untuk memberi nilai pada suatu variabel array, antara lain :

Contoh 1 :

$buah[0] ="Apel";
$buah[1] ="Mangga";
$buah[2] ="Jambu";

Contoh 2 :

$buah[] = "Apel";
$buah[] = "Mangga";
$buah[] = "Jambu";

Pada contoh ini, PHP secara otomatis akan memberi indeks sesuai dengan nilai indeks terakhir dari array. Maka pada variabel $buah indeks 0 berisi “Apel”, indeks 1 berisi “Mangga” dan indeks 2 berisi “Jambu”.

Contoh 3 :


$buah =array("Apel","Mangga","Jambu");

Implementasi pada halaman php.
nama berkas array1.php

<?php
$anak[0] ="Faber";
$anak[1] ="Erikson";
$anak[2] ="Nainggolan";
echo"Isi array \$anak[0] adalah $anak[0]";
echo"<br/>";
echo"Isi array \$anak[1] adalah $anak[1];
echo"<br/>";
echo"Isi array \$anak[2] adalah $anak[2];
echo"<br/>";
?>

nama berkas array2.php

<?php
$nama[] = "Agus";
$nama[] = "Jeklin";
$nama[] = "Aswan";
echo"Salamat datang";
echo"Isi array \$anak[0] adalah $anak[0];
echo"<br/>";
echo"Isi array \$anak[1] adalah $anak[1];
echo"<br/>";
echo"Isi array \$anak[2] adalah $anak[2];
echo"<br/>";
?>

Array Asosiatif

Array asosiatif tidak menggunakan integer sebagai indeks, namun menggunkan string sebagai indeks.

Contoh 1 :


$hobi["Faber"] = "Sepak Bola";
$hobi["Erikson"] = "Bulutangkis";

Contoh 2 :


$hobi =array("Faber"=>"Sepak Bola","Erikson"=>"Bulutangkis");

2. FUNGSI

Fungsi pada pemrograman pada PHP dibagi menjadi 3 yaitu :
# Built-in
# User Defined Function (UDF)
# External

Built-in
Fungsi yang sudah disediakan oleh PHP dan pemrograman dapat langsung memakainya. Adapun fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut :

Fungsi Matematika => sin, cis, tan, asin, deg2rad, dll.
Fungsi Tanggal & Waktu => date, checkdate
Fungsi String => strlen, strpos, strtolower, strtoupper, substr, dll

Contoh :
nama berkas fungsi_matematika.php

<?php
$a = pow(2,10); //fungsi perpangkatan
$b = sqrt(100); //fungsi akar
$c = ceil(4.25); //fungsi pembulatan ke atas
$d = floor(4.25); //fungsi pembulatan ke bawah
echo"2 pangkat 10 = $a <br>";
echo"akar 100 = $b <br>";
echo"ceil (4.25) = $c <br>";
echo"floor(4.25) = $d <br>";
?>

nama berkas fungsiDateTime.php

<?php
$today = date("d/m/Y"); // d=date m=month Y=Year
$waktu = date("h:i:s A"); //A menunjukkan AM atau PM 
echo "Sekarang adalah $today <br>";
echo "Jam menunjukkan pukul : $waktu";
?>

User Defined Function
Funsgi UDF adalah merupakan fungsi yang dibuat sendiri oleh pemrogram. Dapat diletakkan dimana saja script PHP, tapi sebaiknya diletakkan paling atas agar memudahkan dalam proses eksekusi atau debugging dalam tahap pembuatan atau pengembangan pogram.
Deklarasi UDF

function namafungsi([parameter])
{
   statement;
   statement;
}

Pemanggilan UDF
Sintaks :

$varhasil = &namafungsi([parameter]);

Penggunaan tanda & tidak mutlak, karena PHP secara otomatis akan menganggap sebagai fungsi karena tidak didahului dengan $.
Contoh :
Nama berkas funcLuas.php

<?php 
function persegi($panjang, $lebar)
{
  $luas=$panjang * $lebar;
  echo "$luas<br>";
}
$bil1=15;
$bil2=9;
echo"Luas Persegi panjang dengan panjang 15 dan lebar 9 = ";
persegi($bil1,$bil2);
?>

External
Merupakan daftar fungsi yang belum diaktifkan (di-link) dalam keseluruhan modul PHP, fungsinya diletakan dalam library atau file yang terpisah dari modul PHP. Fungsi external ini dapat diaktifkan secara otomatis dengan meregristrasikan pada file PHP.INI.

3. MODULARISASI
Modularisasi dalam pemrograman umum dilakukan dan sangat diperlukan untuk mempermudah debugging dan pengembangan program. Modularisasi berarti melakukan pembuatan program berdasarkan modul-modul. Setiap modul dikembangkan untuk tujuan atau fungsi khusus. Modul secara general (umum). Modul dapat berupa fungsi atau prosedur.

Require
Statement Require digunakan untuk membaca nilai variabel dan fungsi-fungsi dari sebuah file lain. Cara penulisan statement Require adalah :
require (namafile);
Teknik ini cocok untuk membuat template(pola) yang memudahkan proses pemgembangan aplikasi dengan menggunakan pola tampilan. Misalnya dalam membuat desain web yang dilakukan dengan kerja tim, pola dan gambar-gambar yang dibutuhkan dapat dibuat dengan teknik ini.
Statement Require ini tidak dapat dimasukkan di dalam suatu struktur looping misalnya while atau for. Karena hanya memperbolehkan pemanggilan file yang sama tersebut hanya sekali saja.
Contoh dapat kita lihat pada berkas berikut.
Nama berkas contoh_require.php

<?php
$var="Saya sedang belajar membuat require PHP";
function tulistebal($teks)
{
echo"<strong>$teks</strong>";
}
?>

Selanjutnya kita buat berkas untuk memanggil file diatas.
Nama berkas halaman.php

<?php
require("contoh_require.php"); // memanggil file contoh_require.php didalam halaman ini
tulistebal("Ini adalah tulisan tebal");
echo"
";
echo $var; //Mengambil nilai dari require
?>

Include
Stetement Include akan menyertakan isi suatu file tertentu didalam halaman ketika file include dipanggil. Include dapat diletakkan di dalam suatu looping misalkan dalam statement for atu while.
Syntak penulisannya:
include”namafile);
Contoh :
Simpan berkas dengan nama cth_include.php

<?php
echo("--------------------------------------------------<br>");
echo("Latihan Membuat Include file didalam suatu halaman<br>");
echo("--------------------------------------------------<br>");
?>

Selanjutnya kita buat berkas untuk memanggil file tersebut. simpan dengan nama halaman2.php

<?php 
for($b=1; $b<10; $b++) //membuat looping sampai 10x
{
 include("cth_include.php"); //Include dipanggil, dan dapat di panggil lebih dari 1x sesuai dengan loopnya
}
?>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s