Kunci Neraka, Surga dan kunci kamar

Posted on Updated on

Pada suatu ketika ada seorang malaikat sedang bekerja untuk menyeleksi manusia apakah manusia itu masuk sorga atau masuk neraka di pintu perbatasan.

Stage pertama

Malaikat : Kamu Siapa namamu

Orang 1: Budiman Tuan

Malaikat : Selama di bumi apa pekerjaan mu ?

Orang 1 : Seorang Guru Tuan

(malaikat sambil melihat berkas si orang pertama dan melihat apa yang dikerjakan selama di bumi)

Malaikat : Saya sudah melihat kamu seorang guru yg baik, sabar dalam mengajari anak-anak nakal disekolah mu.

kemudian malaikat mengambil kunci surga dan memberikannya kapada orang 1

Stage kedua

Malaikat : Kamu selama di bumi apa pekerjaan mu? (tanya si malaikat)

Orang 2 : Selama dibumi saya bekerja sebagai seorang istri rumah tangga Tuan.

malaikat membuka berkas dan melihat semua apa yg dilakukan si orang ke dua selama di bumi dan berkata

Malaikat : Kar’na kami telah menjadi istri yg baik dan bertanggung jawab  terhadap keluargamu maka kamu saya beri kunci surga.

Orang 2 : Terimakasih tuan (jawabnya)

Stage ketiga

Malaikat : Kamu,  siapa namamu ?

Orang 3 : Togar tuan…

Malaikat : Selama dibumi apa pekerjaanmu?

Orang 3 : Supir Tuan….

Malaikat : (sambil melihat berkas lalu dia berkata) tetapi kenapa kamu selalu ugal-ugalan pada saat narik metromini
Orang 3 : Maklum la tuan. Kejar setoran

Malaikat : oh.. gitu toh.  Ini saya berikan kunci surga..

Stage keempat

Malaikat : Selama di bumi apa pekerjaanmu?
Orang 4 : Saya bekerja menggoda suami orang tuan…🙂

Malaikat : Menggoda suami orang katamu!!!
Orang 4 : Ia tuan

Sambil melihat berkas lalu berkata

Malaikat : Ini saya berikan kunci pintu kamar saya tunggu disana ya…
Orang 4 : Baik tuan (pie jangan lama2 ya tuan nanti basi)

Stage kelima

Malaikat : Kamu selama di bumi apa pekerjaan mu?
Orang 5 : Saya seorang pendeta tuan
Malaikat : Oh jadi kamu seorang pendeta ya..
Orang 5 : Ia tuan…

(Sambil melihat berkas dan kerjaan si orang ke-5 dia berkata)

Malaikat : Ini kunci neraka…..

Orang 5 : Apa-apaan ini tuan tadi mulai dari orang 1, ke-2, ke-3 tuan kasih kunci surga. Orang ke-4 tadi tuan berikan kunci kamar… APanya maksud tuan.. Kok saya tuan berikan kunci Neraka..

Malaikat : kamu tau selama kamu bekerja menjadi pendeta, kamu tidak pernah memperhatikan jemaat mu pada saat kamu berkotbah. Banyak yang mondokondok (mengantuk), margosip, dan lan akka naasinng berarti kamu tidak mempunyai kebaikan untuk masuk kesurga..
Sedangkan orang ke-1 kau tau dia seorang guru yg baik dan tidak pernah memukul  muridnya yg selalu jahil pada dia. Orang ke-2 dia menjadi istri yg baik. Orang ke-3 dia menjadi penggoda suami orang teapi kamu tau yang di goda adalah suami-suami yang sudah duda. Orang ke-4 dia seorang supir baik selalu tepat dalam memberikan setoran.. makanya saya memberikan kunci yg baik kepada mereka..

Orang 5 : Apa itu tidak benar, saya melihat orang ke-3 selalu balapan-balapan sehingga membuat orang yang di dalam angkotnya hampir mati.

Malaikat : Nah itu dia, dia selalu balap-balapan sehingga semua orang yang di dalam angkot berdoa agar dilindungi Tuhan selamat sampai tujuan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s